Sedikit cerita sejarah terbentuknya Jogja Revolution CB (JRC),yang dalam perkembangannya saat ini sedang membenahi diri secara internal untuk menjadi lebih baik,solid,dan bermasyarakat. Serta sedikit memberikan Informasi kepada seluruh pecinta CB di Nusantara,khususnya DI.Yogyakarta bahwa JRC masih berdiri dan tetap eksis sebagai sebuah club CB.
Touring Jambore di Bandung 2006
Upacara Bikers & nyekar di TMP bersama Club-club lain
Peduli Merapi bersama MOBTA
Pak Nanok (dedengkot JRC) sedang memberikan wejangan saat pelantikan pengurus baru
di Pantai Parangtritis
Ngabuburit & Baksos di Panti Asuhan Tunas Harapan
Dlingo Bantul
Didirikan di Yogyakarta pada tanggal 12 April 2004 dengan nama CBOC (CB
OTOMOTIF COMUNITY), dan mengalami regenerasi pada tanggal 7 Februari
2008. Dengan tujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan pengembangan
klub serta mengikuti perkembangan mesin,teknologi dan inovasi , atas musyawarah dan kesepakatan untuk mengubah namanya menjadi JRC (JOGJA REVOLUTION CB). Dan
setelah regenerasi, perkembangan JRC ini menjadi lebih maju, seiring
dengan pertumbuhan dalam keanggotaan. Keanggotaan JRC bersifat terbuka
untuk semua orang, nothwithstanding muda atau tua, agama, ras atau jenis
kelamin, dan terutama ditargetkan untuk mereka yang hobi dengan
motor CB dan atau sejenisnya.
Sampai saat ini, JRC telah
terlibat dalam banyak kegiatan otomotif dan kegiatan sosial. Namun,kegiatan JRC paling sering
dilakukan adalah kegiatan internal,berkumpul setiap Sabtu malam atau
jika ada aktivitas salah satu anggota, biasanya anggota lain akan
diminta untuk datang untuk memperkuat persaudaraan antar anggota. Club
JRC juga menjaga hubungan baik dengan klub motor lain untuk menciptakan
persaudaraan dan kerjasama antar sesama pecinta otomotif. Dengan semangat baru,serta cita-cita mengembangkan sebuah club dan atas berkat Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan doa dari klub otomotif sesama,JRC
tumbuh positif di tengah masyarakat dan bertahan dari berbagai masalah yang timbul dan berusaha menjadi Club yang Solid dan Eksis di dunia otomotif.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar